Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke-64

“Hari ini sebagai hari untuk diingat oleh masyarakat Bali semua. Supaya selalu ingat dengan sejarah dan bangunnya Bali,” katanya.

HARI JADI-Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali, Minggu (14/08

DENPASAR-fajarbali.com |Momentum Hari Jadi Provinsi Bali ke-64 diperingati dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali, Minggu (14/08) di Ruang Sidang Utama DPRD Bali. Agenda tersebut juga diisi dengan tari-tarian dan penyerahan perhargaan kepada salah satu seniman asal Bali yang Prof. Dr. I Nyoman Ardjasa Wenten yang mempromosikan kebudayaan di Amerika Serikat.

Hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa tersebut diantaranya Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, OPD, Bupati/Walikota se-Bali, DPRD Kabupaten/kota se-Bali, Anggota DPR RI Dapil Bali, Anggota DPD RI Dapil Bali, Perwakilan Partai Politik, Kapolda Bali, Pangdam Udayana, mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dan tamu undangan lainnya.

Pada Rapat Paripurna Istimewa yang menggunakan bahasa Bali serta mengenakan pakaian adat Bali tersebut, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Provinsi Bali yang jatuh setiap tanggal 14 Agustus diharapkan selalu diingat oleh masyarakat Bali. “Hari ini sebagai hari untuk diingat oleh masyarakat Bali semua. Supaya selalu ingat dengan sejarah dan bangunnya Bali,” katanya.

Sebagai masyarakat Bali, dirinya juga berharap agar selalu memiliki rasa syukur atas perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan. Selain itu, peringatan Hari Jadi Provinsi Bali harus bisa menjadi momentum untuk introspeksi dan evaluasi diri agar Bali semakin ajeg. Terlebih dengan adanya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan.

“Hal inilah yang diharapkan menjadi pegangan, supaya selalu tentram dalam menjalankan tugas. Terlebih saat keadaan saat ini masih dibayangi oleh wabah yang disebut pandemi Covid-19,” tambahnya.

Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali juga berdekatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus.  Apalagi tema tahun ini “Mengambil tema Pulih Bersama, Tumbuh Bersama, Hidup Bersama, Berkembang Bersama, Kuat Bersama, Manfaat bersama. Mari membangun semesta berencana menuju Bali Era Baru,  menuju Bali yang Santhi dan Jagadita”.

Mantan Bupati Tabanan dua periode ini menambahkan, tanggal 17 Agustus 2022 mendatang juga akan dilakukannya memperingati Hari Ulang Tahun RI ke-77. Adi Wiryatama mengajak  semua untuk semangat patriotik pahlawan kemerdekaan  sebagai semangat saat kita semua menjalankan Dharma agama dan Dharma negara. “Waktu tersebut sangat tepat sekali untuk masyarakat Indonesia agar selalu bersatu, sesuai kebhinekaan mempertahankan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan capaiannya selama ini. Mulai dari keberhasilan penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, dan pembangunan. Menurutnya, selama Pandemi, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi hingga minus 9,6 persen pada tahun 2020 laku. Pada tahun 2022 ini, tumbuh positif menjadi 3,44 persen. Berkat kerjasama semua pihak akhirnya mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 yang berimbas pada pemulihan ekonomi. “Provinsi Bali masuk dalam kategori terbaik dan tercepat dalam penanganan Pandemi Covid. Sebagai Gubernur, saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua unsur penanganan Covid-19 yang telah bekerja keras secara bersama-sama,” kata Koster.

Bukan hanya itu, di sektor pariwisata, pihaknya menyatakan telah berhasil meyakinkan Pemerintah Pusat untuk menghapus syarat karantina sebagai upaya pemulihan ekonomi. Yakni Terbukti sejak dibuka, kunjungan wisatawan ke Bali terus mengalami peningkatan. Dari data terakhir, setidaknya 9 ribu lebih kunjungan wisatawan. “Sejak saat itu, kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan,” tandasnya.

Dibidang Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Energi Bersih, Koster menyebut bahwa telah menerapkan terobosan di lingkungan Pemprov Bali. Dimana, sumber listrik di Gedung Pemprov Bali menggunakan tenaga matahari. Bahkan, hal tersebut pertama dan satu-satunya di Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa Bali siap menuju Mandiri Energi. “Satu-satunya provinsi yang punya Kantor Gubernur tentang energi bersih adalah Provinsi Bali,” ujar Koster disambut tepuk tangan tamu undangan.

Bali juga mendapat kepercayaan untuk menggelar event-event tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya G-20 yang akan berlangsung pada Bulan Oktober di Nusa Dua Bali. Terakhir, Koster mengajak semua pihak untuk mengambil pelajaran dan menjadikan pengalaman dari Pandemi Covid-19. “Ini bisa menjadi pelajaran berharga, membangun kesetaraan baru, memperoleh pengetahuan baru, mematangkan dan memperkokoh itikad serta tekad kita bersama dalam mewujudkan visi pembangunan Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali era baru,” pungkasnya. (sis)

Next Post

Dosen Undiksha Singaraja Raih Gelar Doktor Kajian Budaya di FIB Unud

Sen Agu 15 , 2022
Teliti Pergulatan Ideologi Bhujangga di Kota Denpasar, Dosen Undiksha Singaraja Raih Gelar Doktor Kajian Budaya di FIB Unud (Foto; Dok. Unud) DENPASAR –  fajarbali.com | Program Studi Doktor Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana menyelenggarakan Promosi Doktor dengan promovendus I Wayan Gede Wisnu, Jumat (12/8/2022) secara hybrid di ruang […]
FiB-a033652f