Rano Ngaku Dikendalikan Napi Kadek Joko, Kalapas Kerobokan Bilang Tidak Ada

 

DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Yulius Sahruzah, membantah adanya nama napi narkoba Kadek Joko di Lapas Kerobokan. Pengakuan itu datang dari Rano Dwi Putra ASN Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Ngurah Rai Bali yang ditangkap di Bandar Udara Hang Nadim Batam membawa 3.9 kg sabu. 


Yulius mengatakan setelah menerima informasi itu pihaknya langsung mengecek baik secara manual (investigasi) dan sistem, identitas Kadek Joko. Tapi nama tersebut tidak ada sama sekali. 


Selain itu, pengecekan secara sistem kepemilikan nomor handphone juga dilakukan. Tetap saja tidak ada nama Kadek Joko si pengendali narkoba Rano tersebut. 


Diakuinya, memang ada beberapa nama Joko tapi sudah bebas sejak tahun lalu. Namun Joko yang dimaksud tidak terlibat kasus narkoba. 


"Kami sudah mengecek secara akurat

 Nama Kadek Joko atau Kadek Djoko serta yang beralias Kadek Joko di Lapas Kerobokan, tidak ada. Walau nama itu dibolak balik tetap tidak bisa ditemukan," ungkapnya ke wartawan, Selasa (25/8/2020). 


Yulius mengatakan setelah adanya pemberitaan keterlibatan napi lapas Kerobokan Kelas IIA, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bandara Hang Nadim Batam, Bandara, Bea Cukai, BNN yang menangani kasus tersebut. Memang benar dari hasil koordinasi, ada nama Kadek Joko sama seperti yang diberitakan.  


Dikatakannya, pengakuan Rano dikendalikan napi Lapas Kerobokan bisa saja untuk memutus mata rantai jaringannya. Karena pada umumnya, nama Lapas selalu dikambinghitamkan. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top