“Ini yang diserahkan hari ini hanya simbolis saja. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa langsung ditransfer ke rekening pribadi para atlet. Bonus bukan tujuan utama, tetapi bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Buleleng” kata Supriatna.
Selain pembinaan atlet, persiapan Porprov Bali 2027 juga difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana olahraga. Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama KONI mulai melakukan pemetaan terhadap berbagai venue olahraga yang akan digunakan.
Supriatna menjelaskan bahwa selain melakukan revitalisasi fasilitas olahraga yang telah ada, pemerintah daerah juga mempertimbangkan pembangunan venue baru untuk beberapa cabang olahraga.
“Kita sudah mulai melakukan koordinasi dengan PU dan beberapa instansi lainnya untuk mendata sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kabupaten Buleleng. Nantinya akan dilakukan perbaikan maupun renovasi agar benar-benar siap saat Porprov,” jelasnya.
Beberapa cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas khusus, seperti menembak dan balap motor, direncanakan akan dikembangkan di kawasan Sport Center Lumbanan. Ia berharap pada tahun 2027 nanti sudah terdapat beberapa venue olahraga baru yang terbangun di kawasan tersebut.
"Aset tersebut (tanah di Lumbanan) belum secara resmi diserahkan kepada pemerintah daerah. Walaupun NPHD-nya sudah ditandatangani. Kita masih menunggu penyerahan secara formal dari Gubernur yang rencananya akan menyerahkan beberapa aset milik Pemprov kepada Kabupaten Buleleng,"papar Supriatna. @gus










