Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.
Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.
Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.
Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. M002










