DENPASAR-fajarbali.com | Memiliki sepeda motor dengan tampilan yang selalu tampak baru adalah impian setiap pengendara, terlebih bagi mereka yang bermobilitas tinggi di tengah cuaca ekstrem. Namun, tantangan utama muncul dari polusi, sinar ultraviolet (UV), hingga air hujan yang bersifat korosif. Menurut Technical Training Coordinator Astra Motor Bali, Putu Hendra Sagita, kunci utama dari keawetan cat motor terletak pada konsistensi perawatan dasar dan pemilihan produk yang tepat agar pigmen warna tidak mudah pudar atau kusam.
Langkah pertama yang paling krusial adalah penanganan segera setelah motor terpapar hujan atau kotoran organik. Air hujan di area perkotaan cenderung memiliki kadar keasaman yang tinggi, yang jika dibiarkan mengering, akan memicu korosi pada logam dan merusak lapisan cat. "Bilaslah permukaan bodi sesegera mungkin dengan air tawar jika terkena air hujan, kotoran burung, atau getah pohon. Hal ini sangat penting untuk mencegah timbulnya jamur atau water spot yang sulit dihilangkan jika sudah meresap ke pori-pori cat,” jelas Putu Hendra.
Selain faktor kelembapan, paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu lama juga menjadi musuh utama bagi estetika motor. Sinar UV dapat memecah ikatan kimia pada pigmen cat, yang mengakibatkan warna motor menjadi kusam dan "mati". “Jika Anda terpaksa memarkir kendaraan di area terbuka, sangat disarankan untuk menggunakan sarung motor (cover) berkualitas sebagai pelindung. Tindakan preventif sederhana ini terbukti efektif menjaga suhu permukaan bodi tetap stabil dan melindungi lapisan clear coat dari degradasi dini,” imbuh Putu Hendra.










