Putusan Hakim Praperadilan Dinilai Banyak Kejanggalan, John Korassa Ancam Lapor ke KY

WhatsApp Image 2024-05-12 at 13.36.30_a8fd63a4
Kuasa hukum Viola Cipta, John Korasaa Sonbai.Foto/dok


Kuasa hukum Viola Cipta, John Korasaa Sonbai.Foto/dok

DENPASAR-Fajarbali.com|Hakim tunggal praperadilan Putu Ayu Sudariasih menggugurkan  gugatan praperadilan yang dimohonkan Viola Cipta melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum LBH HPP PETA.

Hakim menggugurkan praperadilan Viola Cipta dengan alasan berkas perkara sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar yang pokoknya perkaranya akan disidangkan tanggal 14 Mei 2024..

Dalam pertimbangannya hakim tunggal menyebut sejak berkas perkara dilimpahkan dan diterima oleh Pengadilan serta merta menggugurkan pemeriksaan Praperadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat 1 huruf (d) KUHAP.

BACA Juga : Ungkap 13 Fakta Hukum dalam Kasus PT DOK, Tim Pengacara dari Gendo Law Office Minta 5 Terdakwa Dibebaskan

Karena sejak dilimpahkan perkara pokok ke Pengadilan status tersangka beralih menjadi terdakwa, status penahanannya beralih menjadi tahanan hakim. “Menyatakan permohonan praperadilan pemohon gugur,”’demikian bunyi amar putusan yang dibacakan dalam sidang.

Dengan dinyatakan gugur, maka patut diduga hakim tunggal sama sekali tidak mempertimbangkan isi dari permohonan yang dimohonkan oleh pemohon. Atas putusan ini, kuasa hukum pemohon, John Korassa Sonbai dkk., tidak terima.

Menurut John Korassa; gugurnya praperadilan bukan karena berkas perkara pokok sudah dilimpahkan jaksa ke Pengadilan.”Praperadilan gugur jika perkara pokok sudah mulai disidangkan, bukan pada saat berkas dilimpahkan ke Pengadilan,” ujar John Korassa, Sabtu (11/5/2024).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top