"Kalau melewati jadwal nanti akan ada masalah. Mudah-mudahan tidak, karena ini pekerjaan swakelola dan pekerjanya juga berasal dari desa setempat," ungkap Sutjidra.
Ia menambahkan, Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran peserta didik. Pekerjaan revitalisasi yang dilakukan mencakup rehabilitasi ruang kelas, toilet atau jamban, pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), rehabilitasi ruang administrasi, perpustakaan, penataan lingkungan sekolah, penyediaan mebel, hingga mobilisasi bahan dan biaya manajemen.
Adapun 21 sekolah yang mendapatkan Program Revitalisasi Sekolah Dasar Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yaitu SDN 1 Pangkungparuk, SDN 1 Kalianget, SDN 2 Penglatan, SDN 4 Sukasada, SDN 2 Gerokgak, SDN 5 Banjar Jawa, SDN 5 Banjar, SDN 1 Beratan, SDN 2 Bengkel, SDN 2 Bongancina, SDN 1 Pucaksari, SDN 5 Penarukan, SDN 1 Astina, SDN 2 Galungan, SDN 2 Ringdikit, SDN 4 Pakisan, SDN 1 Bila, SDN 1 Silangjana, SDN 2 Tinga-Tinga, SDN 1 Kedis, dan SDN 5 Munduk. @gus










