Promosi KIE Percepatan Penurunan Stunting di Desa Bubunan

ihsvdbaidvbwakvbw

"Untuk itulah kehadiran Bapak Kariyasa dan BKKBN sangat penting bagi masyarakat Bubunan. Untuk menjawab seberapa penting isu stunting kita bahas," jelas Riang.

Buleleng, kata Riang, memiliki 200 ribu lebih penduduk remaja. Potensi tersebut menurut dia harus dimaksimalkan karena merekalah yang menentukan baik atau buruknya kualitas daerah ke depan.

Riang juga menyinggung tingginya angka pernikahan di bawah umur, rata-rata 100 orang per tahun. Sedangkan dilihat dari jumlah kepengurusan akta pernikahan rata-rata 350 orang per bulan.

Anggota Komisi IX DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana, selaku nara sumber terakhir, tampak mengarahkan promosi agar berlangsung dialogis. 400 lebih warga yang hadir pun diguyur hadiah dan door prize jika bisa menjawab pertanyaan seputar stunting dan kesehatan.

Metode penyampaian pesan seperti itu, menurutnya, lebih melekat sehingga materi-materi yang disampaikan narasumber dipahami masyarakat. Kariyasa berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa di beberapa titik dengan para mitra Komisi IX DPR RI.

"Yang patut kita apresiasi bahwa Bali secara umum berhasil meraih predikat provinsi dengan prevalensi stunting terendah. Sekarang tinggal meratakan di kabupaten/kota," pintanya.

Selain menganjurkan pola asuh serta pola hidup bersih dan sehat, Kariyasa mewanti-wanti meminta agar masyarakat menghindari perkawinan usia dini dan menghindari 4 Terlalu karena itu semua berpotensi melahirkan anak-anak stunting. Turut hadir anggota DPRD Buleleng Gede Odi Busana. (rl)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top