Sebab, dengan segala transformasinya, ITEKES adalah perusahaan tinggi swasta (PTS) pertama yang membuka prodi tersebut. "Jadi kami berproses secara alami," kata Ida Bagus Arka didampingi pengurus yayasan.
Terkait tingginya peminat pasar luar negeri terhadap lulusannya, YPPLPK Bali selaku badan hukum penyelenggara pendidikan ITEKES mendorong rektorat untuk terus meningkatkan kualitas, terutama kemampuan bahasa.
"Untuk lulusan yang kerja di Jepang tercatat 125 orang sejak tahun 2017. Kemudian ada yang ke Belanda dan Jerman beberapa orang," ungkapnya.
Untuk memperluas akses karir internasional lulusannya, YPPLPK Bali berharap mampu memenuhi permintaan tenaga kesehatan ke negara Kanada, Australia, Inggris dan belahan Eropa lainnya.










