Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar Dorong Penguatan Literasi Sekolah melalui “Workshop Berbasis Deep Learning”

IMG-20260614-WA0002
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di MTS Generasi Emas Denpasar pada Sabtu (13/6/2026).

DENPASAR-fajarbali.com | Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di MTS Generasi Emas Denpasar pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Implementasi, Refleksi, dan Evaluasi Penguatan Literasi” dan diikuti oleh guru MTs Generasi Emas, dosen, serta mahasiswa.

Workshop ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik menghadapi transformasi pembelajaran di era digital.

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan dan keterampilan mengenai strategi penguatan literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan mendalam sesuai dengan pendekatan deep learning.

Nara sumber Dr. Ni Wayan Eminda Sari, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penguatan literasi berbasis deep learning perlu diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran melalui pembelajaran yang bermakna, menantang, dan berpusat pada peserta didik.

“Literasi tidak lagi dipahami sebatas kemampuan membaca teks. Literasi harus mampu mendorong peserta didik untuk memahami informasi secara mendalam, menganalisis berbagai perspektif, merefleksikan pengalaman belajar, serta menghasilkan solusi kreatif terhadap permasalahan yang dihadapi,” jelas Eminda.

Selain membahas konsep implementasi literasi berbasis deep learning, workshop juga memberikan ruang bagi peserta untuk melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah.

Para peserta diajak mengidentifikasi tantangan, berbagi pengalaman, serta merancang strategi evaluasi yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan program literasi secara lebih komprehensif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, studi kasus, dan praktik penyusunan rancangan pembelajaran yang mengintegrasikan penguatan literasi dalam berbagai konteks pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab dan diskusi kelompok.

BACA JUGA:  Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Unud Kerja Sama Dukung Program Elective Study

Salah satu peserta guru, Riska Febiana, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan secara langsung dalam pembelajaran di sekolah.

"Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pendidik. Materi yang disampaikan tidak hanya memperkuat pemahaman tentang literasi berbasis deep learning, tetapi juga memberikan contoh-contoh praktis yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Kegiatan seperti ini sangat kami harapkan untuk terus dilaksanakan karena membantu guru beradaptasi dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21," ujar Riska Febiana.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Melalui sinergi antara guru, dosen, dan mahasiswa, penguatan literasi diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk mendukung terwujudnya generasi pembelajar yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis sekolah dalam pengembangan pendidikan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top