BIH menawarkan beragam layanan medis spesialis, termasuk onkologi (perawatan kanker), kardiologi (kesehatan jantung), layanan gawat darurat, klinik terpadu, radiologi dan radioterapi, serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh (MCU). Keunggulan BIH semakin diperkuat dengan kehadiran empat dokter spesialis kanker kelas dunia yang memiliki rekam jejak panjang di rumah sakit ternama luar negeri yakni dr. Robert Lim, dr. Francis Chin Kuok Choon, dr. Patricia Kho Sunn Sunn, dan dr. Tan Yew Oo. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Indonesia untuk mendatangkan talenta medis terbaik demi kualitas pelayanan optimal.
Presiden Prabowo memuji KEK Kesehatan Sanur sebagai sebuah terobosan revolusioner, mengingat ini adalah KEK pertama di Indonesia yang berfokus pada bidang kesehatan. Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada mantan Presiden RI Joko Widodo yang telah merintis pembentukan KEK ini. “Saya kira ini adalah suatu terobosan yang pertama kali di republik kita, kita mencanangkan, atau membuat kawasan ekonomi khusus untuk pelayanan kesehatan bertaraf dunia, bertaraf internasional," imbuhnya, menandakan langkah progresif Indonesia dalam persaingan global.
Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan terima kasih atas dukungan investor asing yang turut mewujudkan KEK Kesehatan Sanur. Menurutnya, keberadaan KEK Sanur adalah salah satu upaya strategis untuk mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang kesehatan dan harus menjadi contoh bagi sektor-sektor lain. "Indonesia negara yang mau berkembang pesat. Kita harus mengejar bangsa lain. Kita tidak bisa pakai cara-cara yang lama, cara-cara yang tidak efisien, cara-cara yang boros, manajemen yang enggak bener,” kata Presiden, menegaskan urgensi inovasi dan efisiensi.










