"Melalui pelatihan ini diharapkan kader Posyandu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melakukan pengukuran tekanan darah secara benar, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan deteksi dini hipertensi secara berkelanjutan di Posyandu," jelas Sri Erawati.
Kelurahan Padangsambian merupakan salah satu wilayah kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat dengan kepadatan penduduk yang tinggi.
Sebanyak 21 Posyandu aktif melaksanakan pelayanan setiap bulan sebagai bagian dari implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) sejak Januari 2025.
Meskipun telah memiliki sarana dasar seperti timbangan bayi, timbangan dewasa, dan alat ukur tinggi badan, sebagian Posyandu masih menghadapi keterbatasan alat pengukur tekanan darah serta belum semua kader memiliki keterampilan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama April hingga Oktober 2026, dimulai dari tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan pelatihan, implementasi hasil pelatihan di Posyandu, monitoring dan evaluasi, hingga penyusunan laporan akhir.
Pelatihan kader Posyandu dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026 dengan diikuti 43 kader Posyandu dari Kelurahan Padangsambian. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar hipertensi, faktor risiko, pencegahan, teknik pengukuran tekanan darah sesuai standar, interpretasi hasil pemeriksaan, serta praktik langsung menggunakan tensimeter di bawah bimbingan tim pengabdi dan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat.










