“Yang kami lakukan pencegahan stunting dengan penguatan teknik pengukuran tinggi dan berat badan, pemanfaatan pangan lokal, pencegahan karies pada anak di SD, peningkatan kebiasaan minum air putih pada anak, dan pilot projek pengadaan sarana penyaringan air pdam menjadi air minum di sekolah,” ungkapnya.
Anak Agung Gede Agung dibantu anggotanya, Dr. Ni Nengah Ariati, SST. M.Erg (Gizi), Dr.Drs.I Wayan Mustika, M.Kes (Keperawatan), Made Widhi Gunapria Darmapatni, SST. M.Keb. (Kebidanan), Anysiah Elly Yulianti, SKM, M. Kes. (Kesehatan Lingkungan), Dr. Drg. I GA Ayu Putu Swastini, M.Biomed (Teknologi Laboratorium Medis) dan Ns. I Wayan Sukawana, S.Kep,M.Pd (Keperawatan). Kegiatan ini berlangsung hingga Oktober mendatang.

Perbekel Desa Tembok, Dewa Ketut Wily Astawan, menilai keadiran Sivitas Poltekkes Kemenkes Denpasar sangat bermanfaat, khususnya bagi pembangunan bidang kesehatan di wilayahnya.
“Selain memberikan ilmu dan informasi kesehatan terkait pencegahan dan penurunan stunting kepada Kader Posyandu, KPM dan masyarakat juga memberikan bantuan berupa mesin filter RO yang kami pasang di SDN 1 dan SD 3 Tembok. Harapannya tahun depan di SD lainnya juga mendapatkan sumbangan mesin air supaya semua anak sekolah membiasakan minum air putih setiap hari"kata Wily seraya mengucapkan terima kasih.
Pihaknya berharap, ke depan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat dilanjutkan berkesinambungan dan Tembok menjadi desa binaan Poltekkes Kemenkes Denpasar.










