Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Manggissari membuat beberapa spot selfie dan rumah pohon namun belum tuntas dan terkesan mangkrak.
Rumah pohon yang ingin dibangun dengan back ground lembah naga juga belum berhasil diwujudkan terkendala dana. Spot selfie dengan balon udara bambu yang menjorok ke jurang Lembah Naga juga terhenti dan tidak diketahui kapan akan diselesaikan pembangunannya.
Kecemasan inilah yang mendorong para dosen dan mahasiswa Universitas Triatma Mulya (Untrim) melaksanan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) sebagau upaya pemulihan bagi geliat pariwisata Bunut Bolong.
Ketua Tim PKM, Dr. Ni Luh Putu Agustini Karta, belum lama ini, menjelaskan, pihaknya telah memberikan pelatihan guide, hygiene dan sanitasi dalam pelayanan makan, minum serta pelatihan K3 pada destinasi wisata, menyasar 25 orang warga, Pokdarwis dan disaksikan Kepala Desa Manggissari.
Selain itu, dalam PKM DIKTI 2024 ini , Untrim juga merevitalisasi beberapa sarana pendukung di desa wisata Bunut Bolong, di antaranya spot selfie rumah pohon, icon pohon Bunut Bolong, icon tulisan lembah naga dan perbaikan akses ke batu palung (sarkopagus).
"Terima kasih kami ucapkan pula kepada Rektor Universitas Triatma Mulya, Bapak Dr. I Ketut Putra Suarthana, MM. yang senantiasa memberi dukungan penuh terhadap upaya peningkatan layanan pariwisata," kata Agustini.

Ia optimis, secara perlahan namun pasti destinasi ini akan bangkit kembali dan mulai dikenal oleh wisatawan domestik dan mancanegara sebagai destinasi yang manarik untuk dikunjungi dan "instagramable".










