Sementara Humas GTPP Bangli, I Wayan Dirgayusa juga membenarkan adanya tambahan korban meninggal dunia karena terkonfirmasi positif corona. Disampaikan, korban meninggal Selasa malam, dan akan dikremasi Rabu malam juga sesuai protokol covid. Namun terkait riwayat penyakit korban, yang bersangkutan belum bisa memberikan keterangan dengan jelas lantaran masih disibukkan melakukan persiapan kremasi tersebut.
Untuk diketahui, hingga kini, sudah ada tiga warga Bangli yang terkonfirmasi menjadi korban keganasan virus corona yang berakhir meregang nyawa. Sebelumnya seorang
lansia usia 80 tahun dari Desa Undisan, Kecamatan Tembuku dan seoarang warga dari Banjar Ulundanu, Songan, Kintamani yang juga mengalami hal yang sama. Untuk akumulasi kasus, hingga Rabu (5/8/2020) tak ada penambahan kasus baru. Total kasus corona di Bangli mencapai 367 orang. Rinciannya, 26 orang masih dalam perawatan dan 339 orang sudah dinyatakan sembuh. (arw)










