Perpanjang Usia Hidup dengan Senam, PORPI Berbagi Tips di Hut ke-43

IMG-20241013-WA0004

"PORPI ini menyeimbangkan buana agung dengan buana alit, lantaran buana agung ini sebagai sumber energi kehidupan, karena Persatuan Pernafasan itu kita menarik energi, yang kita akomodasikan dan masuk buana alit didalam badan kita. Kalau di Bali itu namanya proses Pranayama," urainya.

Oleh sebab itu, lanjutnya salam sehat PORPI ada disebelah kiri di posisi jantung manusia dengan kepalan tangan terus bersemangat.

"Dengan mengikuti olahraga pernafasan ini, diharapkan masyarakat Bali berusia lanjut, khususnya kaum Werdha bisa memperpanjang umur sekaligus sehat badan dan jiwa," tandasnya.

Mengenai peserta diluar Bali berjumlah 300 orang yang berasal dari DPP Jakarta, Subang, Purwakarta, Bogor, Kerawang, Jawa Timur, NTT, NTB, Kalimantan Tengah, Bekasi dan Papua. Selain luar Bali, HUT PORPI ke-43 juga dihadiri tuan rumah Bali berjumlah 200 orang.

Secara keseluruhan, lanjutnya aktivitas PORPI diminati oleh 6 juta orang se-Indonesia.

Selain itu, didalam rombongan peserta Nasional terdapat anggota PORPI berusia 85-89 tahun diatas usia rata-rata orang Bali, karena PORPI dikembangkan tanpa batas usia.

"Kita pilih Bangli, karena disini udara atmosfernya padat dan tingkat polusi udaranya hampir nol. Maka dari itu, dipilih Kota Bangli sebagai tuan rumah HUT ke-43," imbuhnya.

Kedepan, pihaknya bakal mengembangkan PORPI di seluruh Kabupaten/Kota di Bali, karena sudah terbentuk PORPI di Denpasar, selain di Jembrana dan Singaraja.

Mengingat, PORPI berada dibawah naungan FORMI dan juga Kemenpora. Untuk itu, di Kabupaten Bangli, pihaknya berkolaborasi dengan Pemkab Bangli.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top