Perkuat Minat Baca dan Literasi Global, Unud Terima Hibah 110 Buku dari “Read Japan Project” Melalui Konjen Jepang

IMG-20260713-WA0030
Universitas Udayana (Unud) secara resmi menerima kunjungan diplomatik sekaligus penyerahan hibah buku dari Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar melalui program internasional bergengsi "Read Japan Project" Tahun 2026.

MANGUPURA-fajarbali.com | Universitas Udayana (Unud) secara resmi menerima kunjungan diplomatik sekaligus penyerahan hibah buku dari Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar melalui program internasional bergengsi "Read Japan Project" Tahun 2026.

Momentum serah terima yang berlangsung hangat ini diselenggarakan di Ruang Tamu Rektor, Gedung Rektorat Unud Kampus Jimbaran, Badung, pada Jumat (10/7/2026).

Rombongan dari Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dipimpin langsung oleh Konjen Miyakawa Katsutoshi, didampingi Wakil Konjen Nakano Eriko, serta Maulida Purwanti.

Rombongan disambut oleh Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., yang didampingi oleh para Wakil Rektor, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), serta Kepala UPT Perpustakaan beserta jajaran staf terkait.

Program hibah buku bernilai tinggi ini diprakarsai oleh Nippon Foundation (Nippon Zaidan) di bawah kepemimpinan Mr. Sasagawa, yang kemudian didonasikan dan dikelola secara teknis oleh Tokyo Foundation.

Melalui jaringan diplomatik Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal Jepang di seluruh dunia, program ini menyasar universitas-universitas potensial yang dinilai mampu memanfaatkan referensi literatur berkualitas global tersebut secara optimal.

Berdasarkan rekomendasi dari Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, Universitas Udayana terpilih sebagai institusi yang dinilai sangat layak, hingga akhirnya Unud berhasil mengurasi dan memilih sebanyak 110 judul buku akademik pilihan dalam bahasa Inggris.

Prof. Sudarsana, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Konsulat Jenderal Jepang, Tokyo Foundation, dan Nippon Foundation atas kontribusi nyata yang diberikan. Rektor menekankan betapa krusialnya ketersediaan bahan pustaka berkualitas bagi universitas selaku lembaga pendidikan tinggi dalam menunjang riset dan ilmu pengetahuan.

"Terima kasih banyak atas silaturahmi dan kontribusi berharga ini melalui penyerahan buku. Referensi seperti ini sangat penting bagi kami di Universitas Udayana sebagai rumah pendidikan. Keberadaan buku-buku ini tidak hanya akan meningkatkan minat baca mahasiswa, melainkan juga mempermudah mereka dalam mendapatkan informasi dari sumber-sumber ilmiah yang jauh lebih baik. Kami berharap kerja sama yang bernilai positif ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi dapat terus ditingkatkan ke berbagai sektor akademik lainnya di masa depan," ujar Rektor.

BACA JUGA:  Pererat Kekeluargaan Antar Prodi, BEM FTP Unud Gelar Porseni X Neosen 2023

Sementara itu, Konjen Jepang di Denpasar, MIYAKAWA Katsutoshi, menjelaskan bahwa proyek global bertajuk Read Japan Project ini sejatinya telah digulirkan sejak tahun 2008 dengan misi mengenalkan berbagai aspek mengenai Jepang serta memperluas wawasan internasional mahasiswa melalui literatur ilmiah yang dikurasi secara ketat.

Pihak Konjen berharap 110 buku pemikiran penulis Jepang terkait berbagai isu sosial tersebut dapat dimanfaatkan dan dibaca dengan baik oleh seluruh civitas akademika Universitas Udayana.

Prosesi penyerahan ditandai dengan penandatanganan serta penyerahan piagam bukti tanda serah terima resmi dari Konjen Miyakawa kepada Rektor Unud, yang kemudian dibalas dengan penyerahan plakat resmi berlogo Universitas Udayana sebagai bentuk penghormatan dan ikatan kerja sama yang kuat.

Setelah sesi foto bersama antara pimpinan universitas dan tim diplomatik, agenda dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke UPT Perpustakaan Unud.

Rombongan meninjau Japanese Corner yang berlokasi di Lantai I Gedung Selatan Perpustakaan Pusat. Konjen Miyakawa mengaku sangat terkesan dengan suasana, kerapian, dan kebersihan ruang baca yang telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk belajar maupun berdiskusi. 

Ia juga sangat senang melihat posisi 110 buku donasi baru yang ditempatkan strategis di pusat ruangan dan dilengkapi dengan sofa yang nyaman bagi pengunjung.

Beberapa judul buku yang sangat menarik perhatian berkaitan dengan budaya populer Jepang, anime, manga, hingga kenangan dalam tulisan tentang bencana nuklir di Fukushima. Pada kesempatan tersebut, Wakil Konsul Nakano Eriko kembali menegaskan bahwa Unud memiliki peluang untuk mengajukan kembali rekomendasi hibah buku lanjutan pada beberapa tahun mendatang, dengan harapan koleksi yang ada saat ini dapat diserap dan bermanfaat optimal bagi pembaca.

Sebelum bertolak menuju kendaraan di halaman depan perpustakaan, Konjen Miyakawa beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk mengunjungi seluruh lantai layanan, meliputi ruang koleksi buku bacaan di Lantai II serta ruang koleksi tugas akhir/skripsi alumni Unud di Lantai III.

BACA JUGA:  Rawat Tradisi, HARPI Melati Bakukan Enam Pakem Rias Pengantin Bali

Langkah ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral bidang pendidikan antara Indonesia dan Jepang, sekaligus diharapkan dapat terus meningkatkan antusiasme pengunjung dalam memperdalam literasi di lingkungan Unud. [gde*]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top