General Manager The Meru Sanur, Ed Brea, menambahkan bahwa visi besar hotel adalah menciptakan destinasi yang melestarikan warisan budaya sekaligus menawarkan keramahan kelas dunia. “Dengan mengintegrasikan nilai Tri Hita Karana, hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, proyek ini menjadi bukti nyata transformasi Sanur menjadi pusat kesehatan global yang tetap berpijak pada akar tradisi lokal yang kuat,” terangnya.
Peran GUAVA International sebagai mitra strategis juga sangat krusial dalam transformasi ini. Sebagai organisasi yang diakui oleh PBB, GUAVA membantu mengubah aspek keberlanjutan dari beban biaya menjadi pendorong nilai dan pendapatan melalui solusi inovatif. Kepemimpinan mereka dalam ekonomi sirkular memastikan bahwa setiap produk dan pengalaman tamu di The Meru Sanur berkontribusi positif bagi komunitas lokal dan pelestarian ekologi global.
Melalui sinergi antara tradisi Taru Pramana dan standar keberlanjutan modern, Ethnobotanical Garden di KEK Kesehatan Sanur kini berdiri sebagai mercusuar baru bagi pariwisata berkelanjutan. Setiap pohon yang tumbuh akan menjadi saksi bisu upaya kolektif dalam menjaga bumi. Inisiatif ini menegaskan posisi Sanur bukan hanya sebagai tempat beristirahat, melainkan sebagai ruang untuk menemukan kembali keseimbangan hidup di tengah tantangan perubahan iklim global. (M-001)










