"Untuk sementara anggota kita memang didominasi ibu-ibu wirausaha. Tapi kita terbuka untuk semua calon anggota. Asalkan punya misi kemanusiaan. Itu poin terpenting," tegasnya.
Kepengurusan DPW KICI Bali tahun 2025, telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya, membantu korban banjir bandang di Bali dan Sumatera, memberikan pelatihan kepada murid SLB Negeri Badung tentang membuat pernak-pernik lucu berbahan kain percak, membuat rompi dan kerajinan lainnya.
"Hasil kerjinan itu kemudian kita bantu pasarkan. Dan, kita kembalikan lagi hasil penjualannya untuk anak-anak SLB. Kita murni melakukan pemberdayaan," imbuhnya. Pada Desember 2026 nanti, KICI Bali telah membentuk panitia untuk persiapan acara akbar.
Lebih lanjut, di usia satu dekade ini, bendera KICI semakin berkibar di kancah internasional. Karena kepengurusan KICI juga ada di San Francisco, Australia, Rusia dan Arab.
Tokoh kunci di balik berdirinya KICI adalah Ratih Sanggarwati. Dengan jargon "CERDAS" (Cekatan, Empati, Religius, Disiplin, Amanah, dan Santun), KICI memegang teguh komitmen sebagi wadah pemberdayaan ibu rumah tangga melalui edukasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kemandirian, yang bertujuan memutus rantai kekerasan pada perempuan dan anak dari titik hulu (keluarga).










