Beasiswa pendidikan penuh bagi anak-anak keluarga besar Perdiknas ini, diberikan dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi. Bahkan, anak dari karyawati Perdiknas yang telah berpulang pun tak luput dari bantuan beasiswa.
"Saya tidak bisa berkata lagi, selain mengucapkan matur suksema kepada Bapak Ketua Perdiknas," kata Sulasmini, yang anaknya melanjutkan pendidikan tinggi di Undiknas, perguruan tinggi di bawah naungan Perdiknas.
"Artinya, pendidikan anak-anak kami sudah diambil-alih oleh Perdiknas. Jadi kami hanya diminta fokus bekerja," imbuh mantan Kepala SMK Teknologi Nasional ini.
Syukur dan bahagia juga terlontar dari Dr. Ni Gusti Agung Ayu Mas Tri Wulandari, SH., MH. Berkat kebijakan Perdiknas, ia merasa sangat terbantu dan termotivasi sehingga studi doktoralnya tuntas sebelum ambang batas yang ditentukan.
"Bantuan beliau (Ketua Perdiknas) sangat terasa. Setiap bulan dikasi bantuan buku. Setelah selesai sebelum waktunya juga diberikan lagi. Pokonya terima kasih," jelas pemilik sapaan akrab Gung Wulan itu.
Senada, Dr. Ni Wayan Widhiastini, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat Wakil Rektor Undiknas bidang Pengembangan Akademik, mengapresiasi kepedulian Ketua Perdiknas terhadap para pegawainya.
Hal ini, menurut dosen yang berpengalaman di bidang kepemiluan ini, tentu menjadi motivasi bagi seluruh karyawan di bawah panji Perdiknas untuk menunjukkan loyalitasnya, karena setitik prestasi pun akan dihargai.
Sementara itu, AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda alias Gung Eddy, menganggap apa yang diberikan Perdiknas adalah sebuah kewajaran yang tidak perlu dilebih-lebihkan.










