Penyuluhan Yoga dan Meditasi sebagai Terapi Nyeri Punggung Bawah

IMG-20250116-WA0022
Peserta PKM penyuluhan yoga dan meditasi mempraktekkan senam yoga mengikuti instruktur.

Angka kekambuhan nyeri tinggi berpotensi mengonsumsi obat penghilang nyeri (analgetik) jangka panjang yang akan membahayakan fungsi organ ginjal terutama pada pasien lansia.

Permasalahan akses pelayanan saraf dan rehabilitasi medis yang hanya tersedia di RSUD Tabanan yang diperlukan pada kasus NPB,berjarak sekitar 17 km dan memerlukan kunjungan minimal 2 kali dalam 1 minggu untuk kontrol ke masing-masing pelayanan kesehatan saraf dan rehabiltasi medis tentunya akan merepotkan penderita NPB di banjar Singin.

Terutama untuk penderita yang memiliki keterbatasan alat moda transportasi roda 4 dan kurangnya alat transportasi umum ataupun online yang bisa diakses. Problem kurangnya pengetahuan dan edukasi perihal terapi non farmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mencegah kekambuhan kasus NPB.

Salah satu terapi non farmakologis yang dimaksud adalah dengan tehnik senam yoga dan meditasi. Perkembangan yoga dan meditasi DHSP Bali nilai kearifan local dan kekhasan tersendiri.

Yoga diperkirakan dimulai pada abad ke-19, dengan kegiatan praktik pengobatan tradisional terakhir yang diketahui berlangsung sekitar tahun 1920-1940-an. Hal ini didukung oleh adanya prasasti perjalanan leluhur di Desa Saingin (sekarang bernama Desa Singin).

Penelusuran dan terjemahan prasasti tersebut dilakukan sekitar tahun 1976 dengan bantuan seorang sastrawan terkemuka, Bapak Ketut Soebandi (alm), bersama perwakilan keluarga di salah satu museum di Denpasar.

Meditasi sebagai teknik atau metode latihan yang bertujuan untuk melatih perhatian dan pikiran dengan tujuan meningkatkan kesadaran manusiawi, yang pada akhirnya membuat proses mental lebih terkendali secara sadar.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top