Penuhi Kelangkaan Daging Babi, Gianyar Siap Pasok ke Thailand

 

Disebutkan, peternak Babi di Gianyar sudah bisa menentukan permintaan dan kebutuhan daging Babi secara umun untuk dijual. "Peternak secara alamiah memelihara sesuai kebutuhan atau permintaan, karena kalau kelebihan nanti malah harga anjlok," bebernya. Disisi lain, peternak memiliki jaringan tersendiri untuk penjualan dan hal ini tidak terpantau. 

 

Dari data Dinas Peternakan, jumlah populasi Babi di tahun 2016 populasi mencapai 119.826 ekor, tahun 2017 meningkat menjadi 120.017 ekor, tahun 2018 mencapai 119.861 ekor, dan tahun 2019 mencapai 138.764 ekor. Tahun 2020 menurun drastis karena adanya susfek ASF yaitu sebanyak 83.316 ekor dan di Tahun 2021 populasi menjadi 87.248 ekor. "Intinya, bila dibutuhkan peternak Gianyar pasti siap, karena ini peluang ekonomi baru, mengingat harga daging di sana sampai Rp 100ribu perkilogram," tutupnya.sar

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top