BULELENG-fajarbali.com | Guna mendorong pelaksanaan pendidikan berbasis karakter Agama Hindu di Kabupaten Buleleng, DPRD melaui Komisi IV melaksanakan rapat koordinasi dengan Tim Penyusun Naskah Akademik (NA) atas Draf Ranperda fasilitasi Penyelenggaraan Widyalaya dan Pasraman yang diinisiasi DPRD Buleleng. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Gabungan Komisi Gedung Dewan Buleleng, Selasa (26/8/2025).
Didampingi Anggota, Ketua Komisi IV, Nyoman Sukarmen menyampaikan bahwa dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi saat ini dan untuk membentengi generasi muda dari hal-hal yang negative.”Dibutuhkan pendidikan karakter yang berbasis agama di Kabupaten Buleleng, khususnya Agama Hindu yang sampai saat ini dari tingkat SD, SMP dan SMA belum bisa terakomodir,”terang Sukarmen.
Terkait hal tersebut maka diperlukan payung hukum yang jelas sebagai pedoman dalam pelaksanaannya.”Untuk itu Ranperda tentang fasilitasi Penyelenggaraan Widyalaya dan Pasraman perlu didorong untuk segera dapat dibahas dan ditindaklanjuti hingga menjadi sebuah Peraturan Daerah di Kabupaten Buleleng,”harapnya.
Sebagai langkah awal, Sukarmen menegaskan pentingnya langkah koordinasi dengan Tim Penyususn NA yang kali ini dilaksankan oleh Tim dari Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja bersama Tim Ahli DPRD serta Anggota Komisi IV sebagai Komisi Penggagas.”Ini penting agar sebelum pelaksanaan pembahasannya nanti dipastikan semua data dan materi terkait Ranperda tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan dan tidak bertentangan dengan regulasi yang diatasnya,”tutur Sukarmen.










