
FOTO: (ki-ka) I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., PhD., Adelia Septiani Magdalena, Drs. IB Arka.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Institut Teknologi dan Kesehatan (Itekes) Bali mewisuda 154 lulusan dari Jurusan Keperawatan, Kebidanan, Teknologi Pangan, serta Farmasi Klinik dan Komunitas, bertempat di Convention Hall, Itekes Bali, Senin (28/8).
Ini merupakan wisuda sarjana pertama dari beragam jurusan, khususnya Kebidanan (reguler), Teknologi Pangan dan Farmasi Klinik dan Komunitas. "Jadi boleh juga dikatakan ini lulusan pertama sejak kami naik tingkat menjadi Itekes 2019 lalu," kata Rektor Itekes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., PhD.
Rektor mengaku bangga karena lulusannya mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat luas. Apresiasi tersebut, kata dia, tentu tidak jatuh dari langit, namun dengan mengasah keterampilan, karakter dan kemampuan berbahasa asing.
Meski tiap tahun, bersaing dengan 15 ribuan lulusan tenaga kesehatan baru yang dihasilkan prodi-prodi kesehatan seluruh Indonesia, lulusan Itekes Bali tidak pernah sampai nganggur.
Mitra luar negeri, seperti Jepang, Belanda dan Jerman begitu antusias melamar lulusan Itekes Bali untuk dipekerjakan di negaranya. "Saya rasa peluang menancapkan kuku ke luar negeri harus dimaksimalkan oleh lulusan kami," harap rektor yang baru tiba dari Amerka Serikat dalam agenda akademik.
Terkait penerimaan mahasiswa baru tahun 2023/2024 ini, dia mengklaim telah menerima pendaftar 1000 orang. Namun yang baru lulus seleksi baru 350 orang. Pihaknya mengundang calon mahasiswa yang berminat bergabung dengan Itekes Bali hingga 31 Agustus 2023.










