Prosedur (SOP) sebagai pedoman kerja resmi. Langkah ini diperkuat dengan pencetakan struktur organisasi terbaru BUMDes, sehingga pembagian tugas dan tanggung jawab antar pengurus menjadi lebih jelas dan profesional.
Selain memperkuat internal kelembagaan, perhatian juga diberikan pada aspek lingkungan dan promosi produk. Hal ini diwujudkan melalui sosialisasi pemilahan sampah yang sejalan dengan program desa bersih, sekaligus pengadaan katalog produk BUMDes Asta Dharma yang menjadi sarana promosi dan memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan desa.
“Dengan adanya mahasiswa PMM, kami mendapat banyak pendampingan. Mereka membantu memberikan pelatihan laporan keuangan, pelatihan teknologi informasi untuk SDM, pemilahan sampah, hingga pembantuan dalam penyusunan SOP. Program-program ini sangat membantu dalam memperkuat pengelolaan BUMDes secara lebih profesional” ujar Ayu ketua BUMDES Asta Dharma saat diwawancarai.
Melalui rangkaian program tersebut, diharapkan BUMDes Asta Dharma tidak hanya mampu berkembang secara kelembagaan, tetapi juga semakin berdaya saing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sembung Gede. Atas terselenggaranya kegiatan ini, panitia menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar, Perbekel dan Mayarakat Desa Sembung Gede, BUMDes Asta Dharma dan KWT Kusuma Sari. (rl)










