PDIL Sekolah Pascasarjana UGM Studi Banding ke Unud

Pasca Unud

Sementara itu Prof Arthana dalam sambutannya menyampaikan bagaimana pengelolaan program studi ilmu lingkungan baik itu magister maupun doktor, dimana mengelola program doktor dikatakan cukup sulit, terutama untuk mengejar lulusan tepat waktu.

Terkait dengan hal itu, Prof Arthana juga meminta informasi bagaimana PDIL Sekolah Pascasarjana UGM, mengatasi hal tersebut. Prof Arthana juga menyampaikan bahwa PDIL Pasca Unud juga mempunyai Double Degree Program (DDP) dengan Department of Environmental Remote Sensing, Graduate School of Science and Engineering, Chiba University, Jepang yang sudah memberangkatkan satu orang mahasiswanya pada 1 April 2023 lalu.

Prof. Eko dalam paparannya menyampaikan, tujuan kunjungan ini selain untuk menambah pengetahuan dalam pengelolan ilmu lingkungan, diharapkan juga dapat memperat hubungan antara Pascarjana Universitas Udayana dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, tentunya juga antar ilmu lingkungan di kedua institusi.

Dimana disebutkan juga bahwa Pasca Unud juga sudah bernah berkunjung ke Sekolah Pascarajana UGM pada Tahun 2019 lalu. Selain itu, adanya wadah untuk program studi ilmu lingkungan seluruh Indonesia yang tergabung dalam PEPSILI dikatakan juga akan membuat proses pertukaran informasi mengenai prodi lingkungan menjadi semakin mudah.

Terkait dengan akreditasi dikatakan Prof Eko, salah satu rencana program dari PEPSILI adalah akan membentuk Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) khusus Ilmu Lingkungan.

Dalam mewujudkan tercapainya lulusan tepat waktu, Prof Eko juga menyampaikan bagaimana PDIL Sekolah Pascasarjana UGM membuat kurikulum yang akan memfasilitasi hal tersebut, yakni salah satunya dengan adanya mata kuliah Kapita Selekta.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top