Pasutri Penjual Sayur Terdakwa Kasus Pencurian Divonis 4 Bulan 14 Hari

u5-IMG_0257
Putu Prasuta dan Ni Wayan Diantari usai menjalani sidang di ruang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (14/10/2025) lalu.foto/eli

DENPASAR-Fajarbali.com|Pasutri penjual sayur, Putu Prasuta (27) dan Ni Wayan Diantari (27) divonis 4 bulan dan 14 hari. Ini terungkap dalam sidang,  Selasa (21/10/2025) di Pengadilan Negeri Denpasar. Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Komang Swastini.

Diketahui, sebelumnya JPU yang bertugas di Kejari Denpasar menuntut dengan pidana penjara selama 9 bulan. Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada kedua terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 bulan dan 14 hari potong masa tahanan, " sebut hakim pimpinan I Putu Suyoga  dalam amar putusannya.

Putusan tersebut lalu di diskusikan kembali baik terdakwa ke tim penasehat hukum dari LBH Taksu Bali, hasilnya terdakwa menerima putusan yang dijatuhkan hakim.

"Kita terima (putusan). Pertimbangan hakim karena terdakwa bersikap kooperatif dan mengakui bersalah," ujar tim penasehat hukumnya.

Sebelumnya, para terdakwa menjalani sidang karena kasus pencurian peralatan katering. Baik Diantari dan Prasuta, keduanya datang pada Jumat (20/9/2025) ke tempat usaha Ety Yulia Susanti untuk menagih hutang sebesar Rp 10,4 juta.

Saat dilokasi katering di wilayah Denpasar, terdakwa bertemu dengan saksi, Yanti Juwita Harefa istri dari Bayu Kristiawan, pengelola katering. Disana, terdakwa ingin mengambil peralatan katering sebagai jaminan hutang yang belum lunas.

"Kalau Ety sudah bayar utangnya, ambil barangnya di gudang saya," ucap Diantari dalam dakwaan JPU.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top