Pastikan Road Trip Akhir Tahun Lebih Nyaman dan Kantong Lebih Aman

Kawah Ijen

1. Sego Tempong Mbok Wah

Tempong berarti "tampar". Diberi nama "sego (nasi) tempong" karena menu kuliner ini disajikan bersama sambal dadak (sambal segar), yang rasa pedasnya sampai-sampai bikin kita terasa seperti ditampar. Kira-kira dalam istilah yang lebih kasual, "pedas nampol".

Berkendara di Kota Banyuwangi bersama New MG ZS

Mbok Maswah, sang pemilik warung, selalu membuat sambalnya secara dadakan. Maka cobek besar dan ulekan selalu siap di sampingnya. Rasa sambalnya yang asam segar berasal dari ranti, sejenis tomat dengan permukaan berkerut dan banyak bijinya. Ditambah wangi terasi khas Banyuwangi, jadi makin mantap!

Warung Sego Tempong Mbok Wah berlokasi di Jl. Gembrung No. 220 Glagah, Bakungan. Menuju ke sana mesti melewati jalan dan gang sempit. Melewati jalan seperti itu, fitur 360 omni-directional camera dapat membantu untuk melihat situasi di sisi samping saat ingin berbelok atau mundur dari kamera belakang New MG ZS.

Namun menunya yang disajikan hangat-hangat pas banget dinikmati sore hingga malam hari sesuai jam buka warung. Seporsi nasi tempong berisi nasi putih dengan lauk sayuran rebus (kubis, daun singkong, labu siam), ikan asin sepat, teri jengki goreng, dan sesendok makan sambal. Pilihan lauk lainnya yakni ikan goreng, pepes ikan, telur pindang, cumi, udang goreng, dan kepiting goreng, tentunya ditambahkan sambal dan sayuran.

2. Taman Nasional Baluran

Mobil MG ZS di Savana Bekol, Taman Nasional Baluran

Sepintas pemandangan di Taman Nasional Baluran mengingatkan kita akan alam afrika, lengkap dengan satwa-satwa liar yang berkeliaran serta sabananya. Karena itulah destinasi yang berada di perbatasan Banyuwangi-Situbondo ini dijuluki Africa van Java dan Little Africa.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top