Sebelumnya beredar kabar di kalangan masyarakat bahwa pasien tersebut justru disebutkan meninggal dunia karena positif Covid-19. Dampaknya, masyarakat Bangli dibuat resah. Karena itu, tim medis penanganan Covid-19 akhirnya melakukan tes swab pada pasien tersebut. Hasilnya, dua kali swab test hasilnya negative. “Sesuai hasil diagnosa rumah sakit, ibu yang meninggal itu mengalami syok septic, penumonia, diabetes type II. Karena itu, kami mohon kepada masyarakat agar tidak cepat percaya terhadap kabar yang belum tentu kebenarannya, sehingga tidak menimbulkan keresahan, dan tetap harus waspada,” pungkasnya. (arw)










