”Ya ada satu orang yakni PDP 117. Dimana yang bersangkutan masuk RSUD Singaraja kemudian dilakukan rapid tes dengan hasil reatif kemudian yang bersangkutan di rujuk ke RS Paratama Giri Emas dan meninggal dunia di RS Giri Emas. Kemudian hasil tes swabnya negative namun yang bersangkutan telah di kubur hari itu juga dengan menggunakan protocol kesehatan Covid 19,”jelas Suyasa.
Untuk Perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini menunjukkan bahwa PDP terkonfirmasi secara kumulatif di Buleleng sebanyak 96 orang, sembuh secara kumulatif 89 orang, dalam perawatan sebanyak enam orang dan satu orang di rujuk ke Denpasar. Jumlah PDP Negatif secara kumulatif sebanyak 23 orang serta PDP terkonfirmasi tujuh orang. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 122 orang, ODP yang masih dipantau saat ini satu orang, selesai masa pantau 112 orang dan ODP terkonfirmasi sembilan orang.
Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.933 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.701, OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 151 orang, dirawat di Giri Emas satu orang, dan OTG terkonfirmasi 80 orang. Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).
Secara kumulatif berjumlah 4.042 orang dengan rincian 3.894 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari. Sisa yang masih dipantau sebanyak 148 orang terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 138 orang, TKI lainnya terdapat lima orang, pulang dari luar negeri ada satu orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah empat orang. (ags).










