Pariwisata Menggeliat, Pastika Ingatkan Jangan Terlena Soal Keamanan

DF0944FF-C4CB-4DC3-8282-DC89E8A69DA7

"Jadi mereka (polisi luar negeri) itu yang menyampaikan ke negaranya bahwa Bali aman lho. Upayanya maksimal lho. Nah jadinya mereka percaya karena yang ngomong polisi mereka sendiri. Kalau kita yang ngomong enggak laku," kenangnya.

Mangku Pastika mengatakan sangat mendukung pariwisata yang mulai menggeliat pascapandemi Covid-19. Namun diingatkan apapun yang dilakukan jangan keluar dari konsep Tri Hita Karana. “Sejak menjabat Gubernur Bali, saya selalu ingatkan itu, ‘Bangun Bali, bukan membangun di Bali’. Jangan sampai uangnya dibawa ke luar (capital flight),” ujar Mangku Pastika.

Dengan konsep Tri Hita Karana itu, diharapkan melahirkan pembangunan yang berkualitas, bermartabat, sustainable dan inklusif. “Jangan sampai rakyat tetap miskin dan ini tak boleh terjadi. Jangan hanya dinikmati hanya oleh orang-orang yang berbisnis di sini,” tambah Gubernur Bali 2008-2018 ini.

Diingatkan pula, pariwisata harus memperhatikan kondisi warga lokal. Sebab kalau pariwisata terlalu menitikberatkan kualitas harganya jadi mahal dan usaha lokal tak mampu bersaing sehingga mereka tetap miskin.

Jadi harus bersama-sana agar warga Bali bisa sejahtera. Kualitas SDM juga harus menjadi perhatian agar bisa menjadi kekuatan. Mangku Pastika menegaskan, selain pariwisata, Bali memiliki kekuatan ekonomi yang besar seperti pertanian. Kalau ini dikelola secara terintegrasi maka hasilnya tak kalah dengan yang lain.

Dalam diskusi juga mengemuka perlu hati-hati ‘menjual’ Bali, apa yang mau dibangun harus jelas dan berkesinambungan. Agar nantinya tidak sampai terjadi kanibalisme, mematikan yang sudah ada.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top