PAD Badung Bisa Tembus Rp 30 T, Suyadinata Mohon Restu ke Mangku Pastika

IMG-20240918-WA0027
Pasangan Bakal Calon Wayan Suyasa- Putu Alit Yandinata saat bertemu dengan tokoh besar Bali Made Mangku Pastika 

 

MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pilkada Badung sepertinya akan sengit, dua pasangan calon terus beradu strategi. Kali ini Pasangan Bakal Calon Suyadinata (Suyasa – Alit Yandinata), menyambangi kediaman tokoh besar yang juga anggota DPD RI Made Mangku Pastika. Banyak masukan diberikan oleh Made Mangku Pastika. Salah satunya, jika benar mengelola sumber pendapatan, PAD Badung bisa tembus Rp 30 triliun. 

Suyadinata sampai sekitar pukul 10.30 wita di kediaman Mangku Pastika, mereka langsung disapa oleh Mangku Pastika. “Orang biasa terlambat, ini malah bisa lebih awal. Saya kira jam 11.00 akan sampai, malah lebih awal. Pemimpin tidak boleh terlambat,” ungkap Mantan Gubernur Bali dua periode ini. 

Baik Wayan Suyasa dan Putu Alit Yandinata, menyampaikan bahwa kehadirannya untuk mohon restu dan arahan dari Made Mangku Pastika. Sehingga semakin percaya diri, untuk nantinya bertarung di Pilkada Badung. “Mohon restu, mohon arahan bimbingan, bapak Made Mangku. Tokoh luar biasa bagi Bali,” ujar Suyasa. 

Mangku Pastika mengatakan, bahwa selalu memantau situasi politik, termasuk Badung. Baginya Suyadinata memiliki celah dan peluang besar menjadi pemenang di Badung. “Saya lihat di medsos, lihat di berita. Peluang menang terbuka lebar, tinggal semangat, kemudian wajib mengabdikan diri dengan baik. Saya yakin bisa menang,” ujarnya.

Mantan Kapolda Bali ini mengatakan, Badung itu Kabupaten kaya bahkan Badung nantinya bisa menjadi kekuatan untuk membangun Bali. Dia mengatakan, jika nantinya pemimpin Badung kedepan bisa membangun system online, system transparan dalam pemungutan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) niscaya akan ada kenaikan PAD. “Yang saat ini mungkin yang baru terkumpul sekitar 25 persen PAD. Kalau mampu membangun sistem, PHR yang terpungut dan masuk PAD Badung 75 persen saja, bisa tembus Rp 20 triliun. Kalau benar – benar 100 persen celah pajaknya bisa dipungut, saya yakin PAD Badung bisa tembus Rp 30 triliun,” ungkap Mantan Kalakhar BNN ini.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top