MANGUPURA-fajarbali.com | Perayaan Hari Valentine di SDN 3 Bongkasa tak diisi cokelat dan kartu ucapan. Kepala sekolah mengambil cara "out of the box" alias ide yang berbeda. Sebanyak 129 siswa justru diajak mengikuti ritual melukat atau pembersihan diri di Tirta Taman Mumbul, Desa Sangeh, Abiansemal, Badung, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan bertajuk Sharing Love itu menjadi bagian dari program kokurikuler berbasis kearifan lokal Bali. Sekolah mengintegrasikan nilai-nilai Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, dan Paras Paros Sarpanaya dalam praktik nyata.
Sebelum prosesi melukat, suasana hangat lebih dulu terasa di wantilan kawasan pura.
Siswa dan orangtua mengikuti permainan interaktif yang dirancang untuk mempererat kedekatan emosional. Orangtua diberikan sebuah kalimat, lalu diminta memperagakannya tanpa suara. Anak-anak menebak makna gerakan tersebut.
Tawa pecah di awal permainan. Namun suasana perlahan berubah haru ketika permainan usai. Siswa satu per satu membacakan ungkapan kasih kepada orangtua mereka. Sebaliknya, orangtua menyampaikan doa dan harapan bagi buah hati.
Momen itu pecah penuh emosi. Tetes air mata tak terelakkan, baik dari siswa maupun orangtua. Anak-anak mengucapkan terima kasih atas cinta dan pengorbanan yang selama ini diberikan. Para orangtua pun mendoakan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berbakti kepada orangtua dan guru.
Kepala SDN 3 Bongkasa, Made Reni Widiartini, S.Pd., mengatakan, kegiatan melukat bertujuan menumbuhkan keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.










