Pemeriksaan kepadatan tulang (bone mineral density/BMD) sebaiknya dilakukan terutama bagi:
• Wanita usia > 50 tahun
• Pria usia > 65 tahun
• Orang yang memiliki faktor risiko
Pemeriksaan ini bisa dilakukan di rumah sakit dengan alat khusus seperti DEXA scan.
4. Kalau Sudah Terjadi, Apa yang Harus Dilakukan?
Berikut langkah-langkah penanganan yang direkomendasikan:
A. Gaya Hidup Sehat Tetap Dijaga
• Pola makan tinggi kalsium dan vitamin D
• Tetap bergerak dan berolahraga sesuai kemampuan
• Menghindari jatuh dengan modifikasi rumah yang aman
B. Obat-obatan untuk Menguatkan Tulang
Terdapat beberapa jenis obat yang dapat membantu memperlambat pengeroposan tulang atau bahkan membantu membentuk tulang baru. Jenis obat diberikan tergantung pada kondisi masing-masing pasien dan harus melalui penilaian dokter spesialis.
C. Fisioterapi dan Rehabilitasi
Jika sudah terjadi patah tulang, fisioterapi sangat penting untuk membantu memulihkan fungsi gerak, menguatkan otot, dan menjaga keseimbangan. Latihan fisik rutin juga membantu mencegah patah tulang berulang.
D. Dukungan Keluarga
Peran keluarga sangat penting dalam mendampingi lansia menjalani pengobatan, memastikan mereka minum obat, aktif bergerak, dan tidak merasa sendiri atau terbebani.
Kesimpulan
Osteoporosis bukanlah takdir yang harus diterima begitu saja saat usia bertambah. Ini adalah penyakit yang bisa dicegah dan dikendalikan. Dengan perhatian yang cukup dari diri sendiri dan keluarga, lansia tetap bisa memiliki tulang yang kuat, tubuh yang bugar, dan menjalani hari tua dengan bahagia serta mandiri. Jangan tunggu sampai patah tulang. Rawat tulang sejak o, jaga kesehatan hingga hari tua.










