“Osteoporosis pada Lansia”: Waspadai Tulang Rapuh di Usia Tua

IMG-20250822-WA0000
(ilustrasi)-Osteoporosis pada lansia.

Berikut beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan:

A. Konsumsi Makanan Kaya Kalsium dan Vitamin D

• Makanan sumber kalsium: susu, keju, yoghurt, tahu, tempe, ikan kecil (ikan teri), dan sayuran hijau seperti bayam atau brokoli.

• Vitamin D dibutuhkan agar kalsium dapat diserap tubuh dengan baik. Sumber alami vitamin D adalah sinar matahari, dan bisa juga diperoleh dari telur, ikan berlemak (seperti salmon), serta suplemen jika diperlukan.

• Kebutuhan kalsium untuk lansia sekitar 1.000–1.200 mg per hari, dan vitamin D sekitar 800–1.000 IU per hari.

B. Rutin Berjemur di Pagi Hari

• Sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D alami.

• Cukup berjemur selama 15–30 menit sebelum pukul 09.00, dengan wajah dan lengan terbuka (tidak tertutup pakaian tebal).

C. Tetap Aktif Bergerak

• Aktivitas fisik seperti jalan kaki, senam lansia efektifnya dengan weight-bearing exercise, naik turun tangga, atau latihan keseimbangan sangat bermanfaat untuk menjaga kekuatan otot dan tulang, sekaligus mencegah jatuh.

• Lakukan olahraga ringan minimal 3–5 kali seminggu, sesuai kemampuan.

D. Hindari Rokok dan Alkohol

• Rokok dan alkohol terbukti mempercepat pengeroposan tulang dan mengganggu penyerapan kalsium dalam tubuh.

E. Cegah Risiko Jatuh di Rumah

• Pasang pegangan (grab bar) di kamar mandi dan dekat tempat tidur

• Gunakan pencahayaan yang cukup terutama di malam hari

• Hindari karpet yang mudah tergelincir

• Gunakan sandal atau alas kaki yang tidak licin dan mendukung keseimbangan

F. Pemeriksaan Tulang Secara Berkala

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top