OJK Bali dan Pemprov Perkuat Literasi Keuangan Lewat Ajang 157 Run dan Pasar Murah UMKM

2026-11-02-at-10.49.28
Kegiatan 157 Run yang digelar OJK Provinsi Bali dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan.

Dalam pandangan Sekda Bali Dewa Made Indra, kolaborasi yang erat dari seluruh pemangku kepentingan di sektor industri jasa keuangan merupakan syarat mutlak untuk membangun ekosistem keuangan yang sehat, kuat, dan berkelanjutan di Pulau Dewata. Kompleksitas tantangan di sektor keuangan saat ini menuntut adanya sinergi yang solid antarlembaga serta kepatuhan penuh terhadap regulasi yang berlaku. Ia juga mencatat bahwa capaian inklusi keuangan di Bali sejauh ini menunjukkan tren yang sangat positif berkat landasan regulasi yang kuat serta partisipasi aktif para pelaku industri keuangan.

Meski akses masyarakat terhadap berbagai instrumen keuangan kian terbuka lebar, Dewa Made Indra mengingatkan bahwa perluasan akses tersebut wajib diimbangi dengan penguatan literasi yang memadai. Menurutnya, pemahaman masyarakat tidak boleh berhenti pada tahap mengenal nama produk saja, melainkan harus mendalam hingga menguasai manfaat, kegunaan, dan potensi risiko di baliknya. “Selain tahu tentang produknya, masyarakat juga harus paham kegunaan dan juga risiko. Ini penting agar masyarakat tak dirugikan,” tegas Dewa Made Indra.

Lebih lanjut, penyelenggaraan pasar murah atau yang dikenal sebagai Pekenan Bulan Inklusi Keuangan mendapat sambutan hangat karena dinilai memberikan manfaat ganda bagi masyarakat luas. Selain mempermudah warga mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, kegiatan ini juga berkontribusi nyata dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kehadiran pasar murah di tengah-tengah keramaian acara olahraga memperlihatkan bagaimana sektor keuangan dapat hadir memberikan solusi langsung terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top