Nusantara di Nuanu Creative City, Menghidupkan Kekayaan Kuliner dan Budaya Indonesia di Bali

077
The Mangrove Café dengan interior dan elemen desain yang terinspirasi dari Indonesia. (Nuanu Creative City)

Kualitas rasa di Nusantara dijaga melalui proses kurasi bahan baku yang diambil langsung dari sumber aslinya di berbagai daerah. Pemilik Nusantara, James Ephraim, menjelaskan komitmennya dalam menjaga otentisitas rasa hidangan yang disajikan. "Kami datang langsung ke para produsennya. Semuanya. Selama beberapa bulan menjelajahi sembilan pulau, duduk bersama nelayan, pemasok bahan pangan lokal, dan para juru masak yang telah membuat racikan bumbu yang sama selama empat puluh tahun. Tolok ukurnya sederhana: jika seorang nenek dari Padang mencicipi rendang kami dan langsung mengenalinya, berarti kami telah melakukan pekerjaan dengan benar," ungkapnya.

Selain menawarkan pengalaman kuliner dan seni, Nusantara juga mengusung misi keberlanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui Nuanu Social Fund (NSF), sebagian dari pendapatan yang diperoleh Nusantara dialokasikan secara langsung untuk mendukung berbagai inisiatif pelestarian budaya, alam, serta pemberdayaan masyarakat Bali. Pendekatan ini menghubungkan aktivitas rekreasi para pengunjung dengan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian budaya yang menjadi latar belakang dari sajian yang mereka nikmati.

Peluncuran Nusantara melengkapi rangkaian fasilitas yang telah dikembangkan Nuanu Creative City di bidang pendidikan, seni, wellness, dan kawasan berbasis alam. Dengan memadukan kuliner otentik, sajian kontemporer, pameran seni digital, serta komitmen dampak sosial, Nusantara menjadi ruang integratif yang mengedukasi sekaligus memperkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia kepada dunia internasional secara elegan. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top