Nuanu Buka Percakapan Fotografi Global, Umumkan 36 Seniman Internasional untuk FOTO Bali Festival 2026

2026-04-06-at-17.49.44
“Timeland” karya Gianluca Lanciai yang merupakan eksplorasi visual tentang umur panjang di Sardinia, Italia.

TABANAN-fajarbali.com | FOTO Bali Festival 2026 resmi mengumumkan 36 seniman terpilih yang akan memamerkan karyanya pada edisi kedua festival ini. Dipresentasikan oleh Nuanu Creative City, ajang bergengsi ini bakal berlangsung mulai 3 Juni hingga 12 Juli 2026. Dari hampir 700 submisi yang masuk dari 80 negara, hanya sekitar 5% karya yang berhasil lolos kurasi ketat untuk dipresentasikan kepada publik.

Mengangkat tema besar Afterimage, festival ini mengajak pengunjung mengeksplorasi bagaimana sebuah citra terus hidup dan membentuk makna melampaui momen saat rana kamera ditekan. Karya-karya yang terpilih tidak hanya sekadar estetika visual, tetapi juga menjadi medium refleksi atas memori, keberlanjutan, serta sejarah kolektif manusia. Fokus utamanya adalah melihat sejauh mana fotografi mampu menyimpan jejak masa lalu untuk memahami realitas masa kini.

Ke-36 seniman yang terpilih berasal dari 24 negara, mencakup wilayah Asia, Afrika, Eropa, Amerika, hingga Oseania. Nama-nama internasional seperti Akshay Mahajan (India), Chloe Bartram (Australia), hingga Nadège Mazars (Prancis) akan bersanding dengan talenta-talenta berbakat lainnya. Keberagaman ini mencerminkan komitmen festival dalam membuka ruang percakapan lintas geografis dan generasi tanpa sekat yang membatasi kreativitas.

Indonesia sendiri diwakili oleh delapan seniman, di antaranya Aprillio Abdullah Akbar, Aziziah Diah Aprilya, dan Made Virgie Avianthy. Partisipasi mereka dianggap vital untuk membawa perspektif lokal ke dalam dialog global, membuktikan bahwa fotografer tanah air memiliki daya saing dan bahasa visual yang kuat di kancah kontemporer. Kolaborasi ini diharapkan memperkaya narasi budaya yang dipresentasikan di Nuanu.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top