Nuanu Bawa Musik Elektronik Indonesia ke Panggung Utama di Malam Tahun Baru

u7-1000473508
Suasana perayaan Tahun Baru di Nuanu Creative City.

Sepanjang malam, ragam penampilan yang dihadirkan menunjukkan bagaimana musik elektronik Indonesia menemukan resonansinya ketika diberi kepercayaan, konteks, dan lingkungan kuratorial yang tepat.

Line-up PORTAL x Nuanu menampilkan 21 seniman Indonesia lintas format elektronik, live, hybrid, dan audiovisual, termasuk Asylum Uniform, Bagvs, Big Chun a.k.a. Naken, Dekadenz, Gumatat Gumitit Gospell (live), JayDawn & Wukir Suryadi, Kuntari (organic set), Mairakilla, Non Archive, Raissa Febriani b2b Hatagarah, Verdy Arien b2b Magis, Txetext (live), Madness On Tha Block, Parakuat (live), Alkahfa (hybrid), Ambrukt, Paradata (A/V), Su66en9 (hybrid), PURE! Records, Linda b2b Masagi b2b Masayu, Barbara Pleaser, Temu Gerak, serta Putu Septa ft. Janurangga.

“Apa yang kami saksikan di malam Tahun Baru menegaskan kembali tujuan Nuanu. Indonesia memiliki komunitas kreatif yang kuat dan terus bertumbuh. Nuanu hadir untuk berjalan bersama mereka, dengan menciptakan platform yang dapat didefinisikan dan dibentuk bersama oleh para seniman,” ujar Lev Kroll selaku CEO Nuanu Creative City.

“Musik elektronik Indonesia lahir dari kerja kolektif. Namun sejak awal, ia tidak pernah berdiri hanya sebagai musik elektronik semata. PORTAL x Nuanu menghadirkan pertemuan yang lebih luas, di mana suara hadir berdampingan dengan tari, instalasi multimedia, serta beragam bentuk ekspresi alternatif lainnya. Fokusnya bukan pada genre, melainkan pada para seniman dan praktik kreatif yang membentuk pengalaman malam tersebut. Bukan sebuah siklus tertutup atau formula yang dapat diulang, melainkan proses evolusi yang terus bergerak dan dibentuk oleh mereka yang terlibat di dalamnya," jelas perwakilan PORTAL.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top