NIFF 2025 Hadir Perdana di Pulau Dewata, Ajang Bali Merayakan Seni dan Suguhkan Panggung Budaya Dunia

2025-09-25 at 19.54.58
Press conference NIFF 2025: (Ki-Ka) Festival Director dan Produser Seni Pertunjukan, Sita Tyasutami; Penari dan Pendiri Indonesian Dance Festival, Maria Darmaningsih; Maestro Tari Lintas Tradisi Indonesia, Didik Nini Thowok; dan Direktur Museum Arma, Anak Agung Gede Yudi.

“Festival tahun ini menargetkan 1.000 penonton langsung, melibatkan 100 partisipan internasional, 200 partisipan nasional, 20 pelaku UKM, dan 30 relawan budaya. Audiens yang disasar pun beragam, meliputi produser seni pertunjukan, seniman, peneliti, akademisi, wisatawan mancanegara, ekspatriat, hingga masyarakat umum yang tertarik pada seni dan budaya tradisional,” bebernya.

"NIFF bukan sekadar panggung pertunjukan. Ini adalah ruang perjumpaan, di mana tradisi dan inovasi bertemu, serta di mana kisah-kisah budaya dari berbagai bangsa bisa dibagikan, dipahami, dan dirayakan bersama,” imbuh Sita Tyasutami.

Sementara itu, Maestro Tari Lintas Tradisi Indonesia, Didik Nini Thowok, memberikan dukungan dan apresiasi yang kuat terhadap penyelenggaraan NIFF 2025. Sebagai salah satu tokoh seni yang berpengaruh baik di kancah nasional maupun internasional, kehadiran Didik Nini Thowok dalam ajang NIFF 2025 menjadi penanda penting bagi kualitas dan visi festival tersebut.

Didik Nini Thowok menilai NIFF 2025 bukan sekadar ajang pertunjukan seni, melainkan sebuah platform vital untuk mempromosikan persatuan dan persahabatan melalui ekspresi seni dan budaya. Melalui keterlibatannya, ia menekankan bahwa festival ini bertujuan menciptakan ruang yang inklusif bagi para seniman dari berbagai penjuru dunia untuk berkumpul dan menampilkan warisan budaya unik mereka. "Festival ini bukan hanya tentang pertunjukan, tapi juga tentang bagaimana seni menyatukan perbedaan dan menciptakan ruang yang inklusif untuk berekspresi,” ujarnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top