NIFF 2025 Hadir Perdana di Pulau Dewata, Ajang Bali Merayakan Seni dan Suguhkan Panggung Budaya Dunia

2025-09-25 at 19.54.58
Press conference NIFF 2025: (Ki-Ka) Festival Director dan Produser Seni Pertunjukan, Sita Tyasutami; Penari dan Pendiri Indonesian Dance Festival, Maria Darmaningsih; Maestro Tari Lintas Tradisi Indonesia, Didik Nini Thowok; dan Direktur Museum Arma, Anak Agung Gede Yudi.

Festival Director dan Produser Seni Pertunjukan, Sita Tyasutami dalam kesempatan yang sama menuturkan, NIFF 2025 tidak sekadar menyajikan pertunjukan. Festival ini dirancang sebagai platform komunitas internasional untuk mempresentasikan warisan budaya mereka di Indonesia, sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisional Indonesia kepada partisipan dan warga asing. Lebih dari itu, NIFF bertujuan menjadi kontribusi nyata dalam upaya perlindungan budaya tradisional, mendorong saling pengertian antarbangsa, dan memperkuat perdamaian dunia melalui pertukaran seni.

“Dukungan terhadap festival ini datang dari sejumlah tokoh terkemuka di dunia seni dan budaya. Maestro tari lintas tradisi Indonesia, Didik Nini Thowok, akademisi tari tradisional Bali Dr. Ni Nyoman Sudewi, serta seniman dan penulis Prof. Dr. I Wayan Dibia menduduki posisi penting dalam jajaran pengarah festival. Kehadiran mereka menegaskan bobot dan kualitas acara ini,” sebutnya.

Lebih lanjut Sita Tyasutami mengatakan, rangkaian acara festival akan dimulai pada 24 September dengan kedatangan peserta dan jamuan makan malam (Welcome Dinner). Puncak kegiatan berfokus pada 25 dan 26 September. Pada Hari Pertama Festival (25 September), peserta akan menikmati Ubud Walking Tour sebelum mengikuti Opening Show dan Opening Ceremony. Hari Kedua (26 September) akan diisi dengan Workshop bersama para maestro, termasuk Didik Nini Thowok, Ni Nyoman Sudewi, Prof. I Wayan Dibia, dan Billy Chang dari Taiwan, sebelum ditutup dengan Closing Ceremony. Seluruh rangkaian ditutup dengan kepulangan peserta pada 27 September.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top