Monitoring Ketahanan Pangan, Wabup Suiasa Panen Sayuran Hidroponik di BPP Abiansemal

 

Pada kesempatan tersebut Suiasa juga mendengarkan berbagai aspirasi dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berkaitan dengan efektivitas kerja mereka dalam mendampingi masyarakat mengedukasi pertanian. Banyak hal yang didapat dari para petani serta penyuluh antara lain masalah air dan pengairan yang perlu ditingkatkan dari sisi volume dan pola jaringan irigasi, masalah pemasaran dan harga hasil produksi dari para petani. Dari segi PPL sendiri masih kekurangan tenaga antara karena rasio jumlah PPL yang masih 25, sedangkan jumlah subak ada 122 termasuk subak yeh dan subak abian.

 

 "Hal ini merupakan masukan yang luar biasa sebagai referensi dasar berpikir yang lebih obyektif dan lebih riil sehingga kami bisa berpikir kebijakan apa yang lebih sesuai dengan harapan mereka. Karena ini akan menjadi pemikiran Bapak Bupati bersama Wakil Bupati dalam mengambil kebijakan sektor pertanian dan petani termasuk PPL menjadi satu kebijakan yang komprehensip semuanya," tegas Suiasa.

 

Sementara itu Kadis Pertanian dan Pangan, I Wayan Wijana melaporkan sampai saat ini Pemkab Badung melalui jajaran pertanian bersama seluruh lapisan masyarakat masih mampu mempertahankan ketahanan pangan khususnya dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pangan utama bagi masyarakat Badung dalam hal ini khususnya produksi beras terlebih dalam masa pandemi Covid-19. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka para penyuluh perlu untuk semakin mengembangkan wawasan mereka melalui pendidikan dan pelatihan sementara jumlah penyuluh pertanian tiap tahun semakin berkurang karena ada yang pensiun dan sebagainya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top