Fadjri menjelaskan bahwa kunci penurunan stunting ini berada di tingkat desa dan kelurahan untuk itu sangat dibutuhkan kerjasama di tk kelurahan dan desa.
“Saat ini penanganan stunting difokuskan kepada pencegaham stunting sejak hulu yaitu dari remaja dan calon pengantin. Diperlukan sosialisasi hingga tingkat desa sehingga lebih menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas PPPA-PPKB Kab Jembrana telah melaksankan minilokakarya sebanyak dua kali dan dihadiri oleh peserta yang terdiri dari Camat, Perwakilan Puskesmas, PKK Kecamatan, TPPS Desa, Satgas, PKB dan TPK. rl










