Di kesempatan yang sama, Menlu juga menyampaikan tiga hal penting terkait parlemen, diantaranya:
Parlemen berperan dalam menjaga perdamaian dan stabilitas. "Perdamaian dan stabilitas adalah syarat utama berjalannya pembangunan. Parlemen memainkan peran dalam mobilisasi tekanan publik internasional untuk mendukung adanya two-state solution," ucap Menlu Retno.
Parlemen berperan untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang. Dalam laporannya, Menlu turut menyerukan peranan parlemen untuk memperluas cakupan kerja sama di berbagai bidang, utamanya yang memiliki potensi besar, seperti kesehatan, ketahanan pangan, perdagangan, investasi, energi, dan pertambangan.
Parlemen berperan untuk mewujudkan solidaritas Global South. "Semangat Global South berpotensi mampu mendorong agenda pembangunan dan kebijakan global yang mencerminkan kebutuhan dan aspirasi negara-negara berkembang seperti Indonesia dan Afrika," terangnya.
Menlu Retno dalam laporannya juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kemitraan parlementer, guna mencapai tujuan bersama, yaitu perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan. (M-001)










