Mengenal Anemia Defisiensi Besi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

IMG-20250309-WA0004
(ilustrasi) makanan penambah darah.

Apa Itu Anemia Defisiensi Besi?

ANEMIA defisiensi besi adalah kondisi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Tanpa kadar zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat menghasilkan sel darah merah yang sehat, sehingga pasokan oksigen ke organ-organ menjadi terganggu.

Kondisi ini merupakan jenis anemia yang paling umum terjadi di seluruh dunia dan bisa memengaruhi siapa saja, tetapi lebih sering ditemukan pada wanita, anak-anak, dan orang dengan pola makan yang rendah zat besi.

Penyebab Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi bisa terjadi karena berbagai faktor yang menyebabkan tubuh kehilangan atau tidak mendapatkan cukup zat besi. Berikut beberapa penyebab utama:

1. Asupan Zat Besi yang Kurang

Zat besi diperoleh dari makanan yang kita konsumsi. Jika pola makan sehari-hari tidak mengandung cukup zat besi, maka tubuh akan mengalami kekurangan. Beberapa kelompok yang berisiko tinggi mengalami anemia akibat kurangnya asupan zat besi adalah:

Vegetarian atau vegan, karena zat besi dari sumber hewani lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan zat besi dari sumber nabati.

Bayi dan anak-anak, terutama yang hanya mengonsumsi susu tanpa makanan padat yang kaya zat besi.

Ibu hamil, karena kebutuhan zat besi meningkat untuk mendukung perkembangan janin.

2. Kehilangan Darah yang Berlebihan

Kehilangan darah dalam jumlah besar dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak zat besi. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kehilangan darah berlebih meliputi:

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top