Mengandung Bawang! Nestapa Nuriyani, Urus Anak Lumpuh, Penghasilan Rp 10 Ribu Sehari

0BA17B9A-E525-4443-ACFF-4796D5650AFA-0799202a

Di tengah kondisi yang mengenaskan itu, Nuriyani masih bisa menebar senyum. Pancaran wajahnya penuh syukur karena ada saja orang-orang dermawan yang memberi sumbangan berupa paket bahan kebutuhan pokok, kursi roda dan uang.

"Bantuan datang dari pemerintah, anggota DPRD Kota Denpasar (Pak Sumardika), Pak Babin, perorangan dan ada perusahaan juga," ungkapnya.

Kebutuhan Angga, sebagai anak berkebutuhan khusus (disabilitas) memang berbeda dengan anak normal. Untuk popok saja, setiap harinya Angga menghabiskan empat biji atau setara Rp 15 ribu. Belum lagi makanannya harus dibuat khusus dengan tekstur lembek, serta susu untuk menjaga berat badannya yang kini hanya 25 kg.

Sebagai wanita normal dan berparas lumayan, mungkin tidak terlalu sulit bagi Nuriyani mencari dambaan hati pengganti suaminya dulu. Namun ia menjamin kesetiaannya pada kedua putra kesayanganya.

"Sedikit pun tidak ada niat mementingkan urusan pribadi. Saya bertahan karena anak. Meski disuruh pulang ke 'rumah bajang', saya tetap pilih anak. Saya bersyukur punya mereka," tegas dia tersenyum.

Nuriyani tak pernah mengeluh meski setiap minggu harus riwa-riwi mengantar Angga kontrol ke rumah sakit. Kadang, jika tak ada bantuan, dia harus merogoh kocek menyewa taksi online. Menurutnya, apa yang dia alami adalah takdir Tuhan yang harus disyukuri. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top