SEMARAPURA-Fajar Bali, Bupati Klungkung I Made Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra terjun ke Pasar Galiran, Selasa (6/1/2026). Bupati menindak tegas para pedagang bermobil yang sudah berulang kali diingatkan, tetapi tetap berjualan di badan jalan. Sehingga meninggalkan kesan kumuh dan tidak tertata.
Langkah ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung guna mempercantik wajah pasar agar terlihat bersih, tertib dan nyaman. Penertiban ini juga dilakukan untuk mengatasi kesemrawutan, kemacetan dan menjaga ketertiban umum dengan tujuan meningkatkan fungsi pasar tradisional dan daya saingnya di tengah maraknya pasar modern.
Bupati Satria mengatakan, selama ini wajah Pasar Umum Galiran terutama di kawasan pedagang bermobil tidak tertata. Pedagang bermobil tersebut berjualan di badan jalan atau trotoar. Sehingga terlihat sangat kumuh, padahal sebelumnya pemerintah sudah menyiapkan tempat berjualan di dalam pasar agar tidak terjadi kemacetan.
"Jadi mulai hari ini dan seterusnya, para pedagang pasar akan kita jaga setiap hari selama 24 jam. Untuk menertibkan para pedagang, dengan melibatkan OPD dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Agar bersama-sama bentuk team work yang solid dan berkolaborasi melakukan penertiban sesuai tugasnya masing-masing,” ujar Bupati Satria.
Selain itu, Bupati asal Dusun Sental Kangin, Nusa Penida ini tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Mengingat masalah sampah ini sangat penting diperhatikan bersama agar lingkungan tidak kumuh. Dalam waktu dekat, normalisasi got di Pasar Galiran juga akan segera dilakukan.
“Jadi kita akan terus mengedukasi masyarakat bagaimana pentingnya membuang dan memilah sampah yang baik, sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah,”imbuhnya. W-019










