Melawan Petugas, Komplotan Maling Kepruk Kaca Mobil Ditembak

DENPASAR-fajarbali.com | Tujuh komplotan maling asal Bengkulu yang beraksi dengan modus coblos ban dan kepruk kaca, ditangkap Team Jatanras Polresta Denpasar dalam sebuah pengerebekan di Home Stay Maya di Jalan Mataran nomor 29B, Kuta, Sabtu (27/1/2018) dinihari. Empat komplotan ini dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya karena melawan petugas.



Tujuh tersangka yang ditangkap masing masing, Alan Bin Suharda (39), Abasirin (26), Candra alias Indra Barak (29), Hendra (29), Ria Candra (32), Yupran (26), dan Zaidan (28). Empat tersangka yang ditembak kakinya yakni Alan, Yupran, Candra dan Abasirin. Masing-masing kaki tersangka dihadiahi satu peluru, hanya tersangka Abasirin dua peluru.

Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana, keempat tersangka ini merupakan kawanan maling yang beraksi antar provinsi. Setiap kali beraksi dan mendapatkan hasil, keempatnya langsung kabur. Dalam aksinya di Bali, keempat pria asal Bengkulu ini menyasar dua korbannya, satu bermodus keprok kaca mobil dan coblosan ban.




Salah seorang korbannya yakni Stefanus Elliot Lee asal Jakarta yang menginap di Mahogany Hotel Nusa Dua. Korban mengalami kerugian hilangnya dua tas ransel berisi pakaian di dalam mobil saat diparkir di samping rumah makan Stickee di jalan Dewi Sri Kuta, 25 Januari lalu. Selain kehilangan barang, kaca belakang sebelah kiri mobil Grand Livina warna abu abu DK 1196 JC milik korban, juga dipecahkan pelaku.

Korban kedua, Patrick Molliere (65) asal Perancis yang tinggal di Jalan Sekar Sari Gang Melasti Utara nomor 15 Kesiman, Kertalangu, Denpasar Timur. Diketahui, korban baru pulang menukarkan uang di money changer Padi Mandiri di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Jumat (26/1) sekitar pukul 12.30 Wita, dengan mengendarai mobil Toyota Innova warna putih DK 1308 IF. Setelah menukarkan, uang senilai Rp 103 juta tersebut ditaruh di dalam tas warna hitam dan diletakkan di jok depan sebelah kiri.



Tiba di Jalan Bay Pass Ngurah Rai tepatnya depan Pom Bensin Suwung Kauh Pemogan Denpasar Selatan, korban merasakan ban mobilnya gembos. Dia pun turun dari mobil untuk melihat ban mobil dan ternyata ban kiri belakang mobil gembos. Korban langsung kembali ke mobilnya, namun kaget uang miliknya di dalam tas tiba-tiba saja raib. “Mereka merampas uang korban senilai Rp 103 juta di dalam mobil dan kabur,” ujar AKBP Artana.

Menerima laporan tersebut, Team Jatanras Polresta Denpasar dipimpin Kasubnit Iptu Ngurah Eka Wisada menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa saksi saksi dan olah TKP. Berkat kecepatan olah TKP, Team Jatanras akhirnya mengetahui tempat persembunyian pelaku di Home Stay Maya di Jalan Mataran nomor 29B, Kuta, dan mereka pun ditangkap pada Sabtu (27/1/2018) sekitar pukul 00.30 Wita.

Namun dalam perkembangan selanjutnya, Team Jatanras menembak kaki empat dari tujuh pelaku karena berusaha melawan petugas.

“Ketujuh pelaku mengaku telah melakukan pencurian dengan cara kepruk kaca di Jalan Dewi Sri dan coblos ban di Suwung. Empat pelaku dilumpuhkan kakinya karena melawan petugas,” tegasnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Badung Utara Wilayah Ini Yang Dikepung Longsor

Jum Feb 2 , 2018
MANGUPURA-fajarbali.com | Tingginya intensitas hujan membuat wilayah Badung utara dikepung bencana longsor dan pohon tumbang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung menyebutkan, sejak Rabu (31/1) dan Kamis (1/2/2018), sedikitnya ada belasan titik longsor di Petang.
BPD BALI