Inisiatif tersebut dirancang untuk menghubungkan ekosistem industri halal Indonesia, Singapura, dan Malaysia melalui solusi perbankan syariah.
Kemitraan ini mencakup empat pilar, yaitu promosi investasi, penyediaan solusi perbankan syariah, pengembangan kapasitas ekosistem halal, serta dukungan infrastruktur operasional yang mencakup logistik, supply chain, dan sertifikasi halal.
Melalui fasilitas Free Trade Zone di Bintan, transaksi perbankan lintas batas, serta akses pemasaran regional melalui platform marketplace B2B halal di Malaysia, Salaam Marketplace, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh solusi bisnis secara end-to-end.
Chief Executive Officer Maybank Singapore, Alvin Lee Han Eng, mengatakan konektivitas regional menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan ekonomi halal.
“Kolaborasi ini menyatukan keahlian perbankan syariah dan jaringan regional Maybank untuk membuka peluang bisnis lintas batas yang lebih luas di seluruh ASEAN bersama Gallant Venture,” katanya.
Sementara itu, Chief Executive Officer Gallant Venture, Eugene Park, mengatakan konsep Singapore-Bintan twinning menempatkan Bintan Inti Halal Hub sebagai basis manufaktur dan ekspor halal.
Menurutnya, model tersebut menggabungkan konektivitas global Singapura dengan fasilitas plug-and-play yang efisien di Bintan.
Group Chief Executive Officer, Islamic Banking & CEO Maybank Islamic Berhad, Yasin Abdullah, mengatakan rangkaian inisiatif tersebut sejalan dengan strategi ROAR30 Maybank dalam menggerakkan ekonomi riil dan memperkuat bisnis perbankan syariah di ASEAN.










