Masalah Remaja Makin Kompleks, PKBI Bali Gencarkan Pendidikan Kespro

SETARA memberikan pengetahuan tentang definisi perbedaan dari ‘suka pada seseorang’ dan ‘pacaran’, sehingga remaja kebanyakan berpikir tidak apa-apa kalau sudah mulai ‘naksir’. Mendefinisikan apa itu ‘pacaran sehat’ yang boleh dijalani remaja serta batasan-batasan yang tidak boleh dilampaui.

Dengan SETARA dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan komunikasi guru terhadap siswa, mempererat hubungan antara guru dan siswa. Meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan seksual dan reproduksi, serta sikap yang lebih baik. Menurunkan perilaku berisiko dan kasus pada siswa seperti kehamilan di  usia remaja. Serta meningkatkan kepercayaan diri dan empati pada siswa. Selain SETARA, perubahan positif di dalam diri siswa juga didukung oleh lingkungan pertemanan, keluarga, dan sekolah.

Pendidikan Kespro ikut berkontribusi dalam menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi remaja untuk belajar, berekspresi, dan bebas dari kekerasan.

Dari riset tersebut dihasilkan rekomendasi bagi kota Denpasar, yaitu dibutuhkan kerja sama antarpihak (sekolah, pemerintah, dan media) supaya pendidikan kespro tetap dilaksanakan di Kota Denpasar dengan baik dan bermuatan nilai-nilai positif. Peran  media juga diharapkan dapat mempromosikan pendidikan dan hak kespro anak muda lewat berita, liputan, dan diskusi publik dengan menggunakan pendekatan jurnalisme empati. (Car).

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top